Menilai Keterbacaan Huruf pada Antarmuka Digital
Huruf mungkin tampak sebagai unsur kecil, tetapi kualitasnya memengaruhi seluruh pengalaman membaca. Sebuah judul dekoratif dapat menarik perhatian di poster, sementara informasi tombol dan petunjuk memerlukan bentuk tulisan yang tenang. Perbedaan fungsi ini penting ketika sebuah halaman memuat banyak kategori.

Memisahkan huruf hias dan huruf isi
Tipografi berornamen cocok untuk nama tema atau logo pendek. Akan tetapi, teks penjelasan panjang lebih nyaman memakai font sederhana dengan bentuk huruf yang konsisten. Jangan menyamakan ukuran logo dengan ukuran petunjuk; keduanya memiliki tujuan komunikasi yang berbeda.
Perhatikan jarak, bukan hanya besar
Tulisan yang cukup besar masih bisa sulit dibaca apabila baris terlalu rapat. Sedikit ruang antarbaris membantu mata berpindah secara alami. Pada layar ponsel, panjang baris yang lebih pendek biasanya memudahkan pemindaian informasi dibanding paragraf yang membentang penuh.
Uji dengan kondisi penggunaan nyata
Buka halaman pada tingkat kecerahan yang biasa digunakan, coba memperbesar teks, lalu periksa apakah tombol tetap mudah ditekan. Jika bagian penting tertutup akibat pembesaran, tata letaknya perlu disesuaikan. Tipografi yang baik membuat pembaca fokus pada isi, bukan berjuang menafsirkan huruf.
